7 Penyebab Wajah Beruntusan yang Sering Tidak Disadari

Wajah terasa kasar, muncul bintik-bintik kecil, dan tekstur kulit terlihat tidak merata? Kondisi ini sering disebut beruntusan. Beruntusan bisa muncul di area dahi, pipi, dagu, hingga sekitar rahang. Meski terkadang tidak menimbulkan rasa sakit, kondisi ini bisa membuat seseorang merasa kurang percaya diri.

Beruntusan dapat disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari pori-pori tersumbat hingga iritasi kulit. Agar tidak salah memilih perawatan, penting untuk mengenali penyebabnya terlebih dahulu. Berikut 7 penyebab wajah beruntusan yang sering tidak disadari.

Daftar isi :

1. Penumpukan Sel Kulit Mati

Sel kulit mati yang menumpuk dapat membuat permukaan kulit terasa kasar. Ketika bercampur dengan minyak, sel kulit mati dapat menyumbat pori-pori dan memicu komedo kecil yang membuat wajah tampak beruntusan.

2. Produksi Minyak Berlebih

Kulit yang memproduksi minyak berlebih lebih rentan mengalami pori-pori tersumbat. Minyak yang bercampur dengan kotoran dan sel kulit mati dapat memicu munculnya komedo atau jerawat kecil.

3. Penggunaan Skincare yang Tidak Cocok

Tidak semua produk skincare cocok untuk setiap jenis kulit. Produk tertentu dapat memicu iritasi, alergi, atau memperburuk penyumbatan pori-pori. Jika beruntusan muncul setelah mencoba produk baru, perhatikan reaksi kulit dan hentikan pemakaian produk yang dicurigai menimbulkan masalah.

4. Kurang Membersihkan Wajah

Sisa makeup, sunscreen, minyak, dan kotoran yang tertinggal dapat berkontribusi terhadap penyumbatan pori-pori. Membersihkan wajah secara lembut setelah beraktivitas dan sebelum tidur dapat membantu menjaga kebersihan kulit.

5. Terlalu Sering Melakukan Eksfoliasi

Eksfoliasi memang dapat membantu mengangkat sel kulit mati. Namun, jika terlalu sering atau menggunakan produk yang terlalu kuat, lapisan pelindung kulit bisa terganggu. Akibatnya, wajah dapat terasa perih, kemerahan, kering, bahkan muncul bintik-bintik kecil.

6. Keringat dan Gesekan

Keringat yang bercampur dengan gesekan dari masker, helm, atau aksesori tertentu bisa memperburuk iritasi dan memicu jerawat pada sebagian orang. Karena itu, bersihkan wajah dengan lembut setelah berkeringat dan hindari menggosok kulit terlalu keras.

7. Stres dan Perubahan Hormon

Stres dan perubahan hormon dapat memengaruhi produksi minyak serta memperburuk jerawat pada sebagian orang. Kondisi ini bisa membuat wajah lebih mudah mengalami komedo atau jerawat kecil, terutama di area tertentu seperti dagu dan rahang.

Cara Merawat Wajah Beruntusan

Mulailah dengan rutinitas sederhana, yaitu menggunakan pembersih wajah yang lembut, pelembap sesuai jenis kulit, dan sunscreen pada pagi hari. Hindari memencet beruntusan atau mencoba terlalu banyak produk sekaligus.

Jika beruntusan terasa gatal, meradang, menyebar, atau tidak kunjung membaik, konsultasikan dengan dokter kulit untuk mengetahui penyebab dan perawatan yang tepat. Sebab, tidak semua bintik kecil di wajah merupakan jerawat biasa.

Rawat Kulitmu dengan Tepat di D’Zevas Beauty

Ingin kulit terasa lebih terawat dan nyaman? Yuk, kenali kebutuhan kulitmu sebelum memilih treatment. Konsultasikan kondisi kulit terlebih dahulu dengan tim D’Zevas Beauty untuk mengetahui pilihan perawatan yang sesuai. Hubungi D’Zevas Beauty sekarang dan reservasi jadwal konsultasimu!