Memiliki kuku yang bersih, rapi, dan sehat tentu dapat menunjang penampilan. Tidak hanya perawatan wajah dan rambut, kuku tangan serta kaki juga perlu mendapatkan perhatian, salah satu cara merawatnya adalah dengan melakukan manicure dan pedicure di salon.
Namun, seberapa sering sebaiknya melakukan manicure dan pedicure? Apakah perlu dilakukan setiap minggu atau cukup sebulan sekali? Frekuensi perawatan sebenarnya bergantung pada kondisi kuku, jenis perawatan, serta aktivitas sehari-hari. Yuk, simak penjelasannya!
Daftar isi :
- Seberapa Sering Sebaiknya Melakukan Manicure?
- Seberapa Sering Sebaiknya Melakukan Pedicure?
- Faktor yang Memengaruhi Frekuensi Perawatan
- Tips Menjaga Kuku Tetap Sehat di Rumah
- Saatnya Merawat Kuku di Salon
1. Seberapa Sering Sebaiknya Melakukan Manicure?
Manicure merupakan perawatan kuku tangan yang bertujuan membantu menjaga kebersihan, kerapian, dan penampilan kuku. Perawatan ini biasanya meliputi pemotongan dan pembentukan kuku, perawatan kutikula secara hati-hati, serta penggunaan pelembap.
Secara umum, manicure dapat dilakukan setiap 2–3 minggu sekali untuk perawatan rutin. Namun, jika kuku tumbuh cepat atau cat kuku mudah terkelupas, kamu mungkin membutuhkan perawatan lebih awal.
Hindari memotong kutikula secara berlebihan karena bagian tersebut berfungsi melindungi area pertumbuhan kuku dari masuknya kuman.
2. Seberapa Sering Sebaiknya Melakukan Pedicure?
Pedicure adalah perawatan kuku dan kaki yang membantu menjaga kebersihan serta membuat kaki terasa lebih nyaman. Perawatan ini dapat mencakup pemotongan kuku, perapian kuku, pelembapan kulit kaki, dan penanganan ringan pada kulit kasar.
Untuk perawatan rutin, pedicure dapat dilakukan setiap 3–4 minggu sekali. Frekuensinya bisa berbeda tergantung kondisi kaki, aktivitas sehari-hari, dan kebutuhan masing-masing orang.
Jika kulit kaki mudah kering, gunakan pelembap setiap hari. Jangan mengikis kulit yang menebal secara berlebihan karena dapat menyebabkan luka dan iritasi.
3. Faktor yang Memengaruhi Frekuensi Perawatan
Ada beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan sebelum menentukan jadwal manicure dan pedicure, antara lain:
- Pertumbuhan kuku: Kuku yang tumbuh cepat mungkin membutuhkan perapian lebih sering.
- Aktivitas sehari-hari: Orang yang sering menggunakan tangan untuk bekerja atau banyak berjalan mungkin membutuhkan perawatan tambahan.
- Jenis cat kuku: Cat kuku biasa dan gel memiliki ketahanan yang berbeda sehingga jadwal perawatannya juga dapat berbeda.
- Kondisi kuku dan kulit: Kuku rapuh, kulit pecah-pecah, atau kutikula kering memerlukan perawatan yang sesuai, bukan sekadar perawatan lebih sering.
4. Tips Menjaga Kuku Tetap Sehat di Rumah
Agar hasil perawatan lebih tahan lama, kamu bisa melakukan beberapa kebiasaan sederhana berikut:
- Potong kuku secara teratur dan jangan terlalu pendek.
- Gunakan pelembap tangan, kaki, dan kutikula.
- Hindari menggigit kuku atau mencabut kulit di sekitar kuku.
- Gunakan sarung tangan saat membersihkan rumah dengan bahan kimia.
- Pastikan alat manicure dan pedicure selalu bersih serta higienis.
Jika kuku berubah warna, terasa nyeri, membengkak, atau mengalami perubahan bentuk yang tidak biasa, sebaiknya periksakan ke tenaga kesehatan sebelum melakukan perawatan salon.
5. Saatnya Merawat Kuku di Salon
Manicure dan pedicure bukan hanya tentang mempercantik kuku, tetapi juga membantu menjaga kebersihan dan kerapian tangan serta kaki. Dengan jadwal perawatan yang sesuai dan kebiasaan merawat kuku di rumah, penampilan kuku bisa tetap terjaga.
Yuk, manjakan tangan dan kakimu di D’Zevas Beauty! Nikmati perawatan manicure dan pedicure untuk membantu kuku terlihat lebih rapi dan terawat.
Jangan tunggu kuku terlihat kusam atau berantakan. Hubungi D’Zevas Beauty sekarang untuk reservasi treatment dan jadwalkan waktu perawatanmu!




