Waxing atau Cukur Ketiak? Kenali Perbedaan dan Kelebihan Keduanya

Bulu ketiak cepat tumbuh setelah dicukur? Masalah ini sering membuat seseorang bingung memilih metode menghilangkan bulu yang lebih praktis dan tahan lama.

Dua metode yang umum digunakan adalah waxing atau cukur ketiak. Keduanya dapat membantu menghilangkan bulu, tetapi memiliki cara kerja, ketahanan hasil, dan risiko yang berbeda.

Lalu, metode mana yang lebih sesuai dengan kebutuhanmu? Simak penjelasannya berikut ini.

1. Apa Perbedaan Waxing dan Cukur Ketiak?

Mencukur menggunakan pisau cukur untuk memotong bulu pada permukaan kulit. Metode ini relatif cepat dan mudah dilakukan sendiri di rumah.

Sementara itu, waxing menggunakan lilin khusus yang ditempelkan pada kulit, kemudian ditarik untuk mengangkat bulu dari akarnya.

Perbedaan cara kerja inilah yang membuat hasil waxing umumnya bertahan lebih lama dibandingkan mencukur.

1. Ketahanan Hasil

Mencukur biasanya memberikan hasil halus sekitar satu hingga tiga hari, tergantung kecepatan pertumbuhan bulu.

Sementara itu, hasil waxing dapat bertahan sekitar tiga hingga empat minggu. Namun, durasinya tetap berbeda pada setiap orang.

Jika kamu ingin mengurangi frekuensi menghilangkan bulu ketiak, waxing bisa menjadi pilihan yang dipertimbangkan.

2. Rasa Nyaman Saat Treatment

Mencukur umumnya tidak menimbulkan rasa sakit jika dilakukan dengan teknik yang benar.

Sebaliknya, waxing dapat menimbulkan rasa sakit sesaat karena bulu dicabut dari akarnya. Tingkat ketidaknyamanan bergantung pada sensitivitas kulit dan toleransi masing-masing orang.

Karena itu, penting untuk memastikan teknik waxing dilakukan dengan tepat.

3. Risiko Iritasi Kulit

Baik waxing maupun mencukur memiliki risiko iritasi.

Mencukur dapat menyebabkan luka kecil, kemerahan, dan razor bumps. Sementara itu, waxing bisa menyebabkan kemerahan sementara, iritasi, bahkan luka bakar jika lilin terlalu panas.

Keduanya juga berpotensi menyebabkan bulu tumbuh ke dalam atau ingrown hair.

Hindari kedua metode jika kulit ketiak sedang luka, mengalami iritasi berat, atau terdapat peradangan aktif.

4. Kemudahan dan Biaya Perawatan

Mencukur relatif praktis karena dapat dilakukan sendiri menggunakan pisau cukur dan produk pendukung.

Waxing memerlukan produk serta teknik khusus. Jika dilakukan di salon, kamu juga perlu menyiapkan biaya treatment.

Namun, karena hasil waxing umumnya bertahan lebih lama, frekuensi perawatannya bisa lebih jarang.

5. Apakah Waxing Membuat Ketiak Lebih Cerah?

Waxing tidak secara langsung memutihkan kulit ketiak. Begitu juga dengan mencukur.

Ketiak yang menghitam bisa dipengaruhi oleh gesekan, iritasi berulang, atau kondisi kulit tertentu.

Karena itu, pilih metode yang sesuai dengan kondisi kulit dan hindari tindakan yang menyebabkan iritasi berlebihan.

2. Tips Merawat Ketiak Setelah Waxing

Setelah waxing, kulit ketiak mungkin terasa lebih sensitif. Agar tetap nyaman, lakukan beberapa langkah berikut:

  • Gunakan pakaian longgar untuk mengurangi gesekan.
  • Hindari menggaruk atau menggosok kulit terlalu keras.
  • Tunda penggunaan deodoran jika kulit masih perih.
  • Gunakan pelembap lembut tanpa pewangi jika diperlukan.

Jika muncul nyeri berat, lepuhan, atau tanda infeksi, segera konsultasikan kepada tenaga kesehatan.

Mau Waxing Ketiak? Yuk, Booking di D’Zevas Beauty!

Waxing maupun mencukur memiliki kelebihan masing-masing. Pilih metode berdasarkan kebutuhan, kondisi kulit, dan kenyamananmu.

Ingin ketiak terasa halus lebih lama tanpa harus sering mencukur? Yuk, booking layanan underarm waxing di D’Zevas Beauty!

Konsultasikan kondisi kulit ketiakmu terlebih dahulu dan nikmati perawatan dengan prosedur yang higienis serta disesuaikan dengan kebutuhanmu.