Punya rambut tipis sering membuat seseorang bingung saat memilih model potongan. Salah pilih gaya, rambut bisa terlihat semakin lepek dan kurang bervolume.
Sebaliknya, potongan yang tepat dapat membantu rambut terlihat lebih penuh, ringan, dan mudah ditata. Perlu diketahui, potong rambut tidak membuat jumlah rambut bertambah.
Namun, bentuk potongan yang sesuai bisa memberikan ilusi rambut yang lebih tebal dan bervolume. Lalu, model rambut seperti apa yang cocok untuk rambut tipis? Berikut beberapa pilihan yang bisa dicoba.
Daftar Isi:
- Model Potongan Rambut
- Hindari Potongan yang Terlalu Bertingkat
- Pilih Potongan Sesuai Bentuk Wajah dan Kondisi Rambut
1. Model Potongan Rambut
1. Bob Pendek
Bob pendek menjadi salah satu pilihan paling aman untuk rambut tipis.
Potongan ini biasanya memiliki panjang sekitar dagu hingga bahu sehingga bagian ujung rambut terlihat lebih padat. Dibanding rambut yang terlalu panjang, bob pendek juga membuat rambut terasa lebih ringan dan tidak mudah terlihat lepek.
Model ini cocok untuk kamu yang ingin tampilan simpel, rapi, dan mudah diatur sehari-hari.
2. Blunt Bob
Jika ingin memberikan kesan rambut lebih tebal, kamu bisa mencoba blunt bob.
Berbeda dari potongan yang memiliki banyak layer, blunt bob menggunakan bagian ujung rambut yang dipotong lebih rata. Hasilnya, ujung rambut terlihat lebih penuh dan memberikan ilusi volume.
Potongan ini bisa menjadi pilihan untuk rambut lurus maupun sedikit bergelombang.
3. Long Bob atau Lob
Belum siap memotong rambut terlalu pendek? Long bob atau lob bisa menjadi alternatif.
Panjang rambut biasanya berada di sekitar bahu atau sedikit di bawahnya. Model ini masih memberikan kesan rambut panjang, tetapi tidak terlalu berat sehingga rambut tetap bisa terlihat bervolume.
Lob juga cukup fleksibel karena bisa ditata lurus, blow, ataupun dibuat sedikit wavy.
4. Soft Layer
Layer sebenarnya tetap bisa digunakan pada rambut tipis, tetapi sebaiknya tidak terlalu banyak.
Soft layer memberikan sedikit tekstur dan gerakan pada rambut tanpa membuat bagian bawah terlihat semakin tipis. Layer yang terlalu ekstrem justru dapat mengurangi kesan penuh pada ujung rambut.
Karena itu, konsultasikan panjang dan jumlah layer dengan hairstylist sebelum memotong rambut.
5. Pixie Cut
Untuk kamu yang berani tampil lebih fresh, pixie cut juga bisa menjadi pilihan.
Potongan pendek ini membuat rambut tidak terbebani oleh panjang sehingga area atas kepala bisa lebih mudah ditata agar tampak bervolume.
Tambahkan sedikit tekstur pada bagian atas untuk menciptakan tampilan yang lebih dinamis.
6. Bob dengan Side Part
Cara membelah rambut juga dapat memengaruhi tampilan volume.
Bob dengan belahan samping atau side part dapat membuat bagian atas rambut terlihat lebih terangkat. Gaya ini cocok untuk rambut tipis yang mudah terlihat rata di bagian akar.
Selain sederhana, side part juga mudah diubah sesuai bentuk wajah.
2. Hindari Potongan yang Terlalu Bertingkat
Jika rambutmu tipis, terlalu banyak layer dapat membuat bagian ujung rambut terlihat semakin sedikit.
Begitu juga dengan rambut yang terlalu panjang. Berat rambut dapat menarik bagian akar ke bawah sehingga rambut terlihat lebih datar.
Karena itu, pilih potongan yang tetap mempertahankan kepadatan pada bagian ujung.
3. Pilih Potongan Sesuai Bentuk Wajah dan Kondisi Rambut
Model rambut yang bagus pada orang lain belum tentu memberikan hasil yang sama pada rambutmu.
Selain ketebalan rambut, bentuk wajah, tekstur rambut, pola pertumbuhan, dan kebiasaan styling juga perlu dipertimbangkan.
Konsultasi sebelum potong rambut membantu hairstylist menentukan model yang lebih sesuai dan mudah kamu rawat di rumah.
Bingung Menentukan Model untuk Rambut Tipis?
Jangan asal memilih potongan hanya berdasarkan foto referensi. Biarkan hairstylist membantu menyesuaikan model rambut dengan ketebalan rambut, bentuk wajah, dan gaya yang kamu inginkan.
Yuk, booking layanan potong rambut di salon kami dan temukan model yang membuat rambut tipismu terlihat lebih fresh, bervolume, dan mudah ditata.




